Sabtu, 27 Oktober 2012

Perbedaan Koperasi dengan Badan Usaha Lain




perbedaan koperasi dengan badan usaha lain
Pengertian Koperasi
Pengertian koperasi menurut Undang-undang Nomor 25 tahun 1992 ialah bidang usaha yang beranggotakan orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.
Koperasi merupakan kumpulan orang dan bukan kumpulan modal. Koperasi harus betul-betul mengabdi kepada kepentingan perikemanusiaan semata-mata dan bukan kepada kebendaan. Kerjasama dalam koperasi didasarkan pada rasa persamaan derajat, dan kesadaran para anggotanya. Koperasi merupakan wadah demokrasi ekonomi dan sosial. Koperasi adalah milik bersama para anggota, pengurus maupun pengelola. Usaha tersebut diatur sesuai dengan keinginan para anggota melalui musyawarah rapat anggota.
Koperasi sebagai badan usaha dapat melakukan kegiatan usahanya sendiri dan dapat juga bekerja sama dengan badan usaha lain, seperti perusahaan swasta maupun perusahaan negara.


KOPERASI
CIRI-CIRI
BUKAN KOPERASI
Usahanya berdasarkan kesamaan kebutuhan dan kepentingan ekonomi di antara anggotanya.
Dasar Pendirian
Usahanya tidak harus sama dengan kebutuhan dan kepentingan pemilik modal. Yang penting adalah kepemilikan modal.
Minimal 20 orang (UU No. 25/1992). Dasarnya adalah kelayakan usaha (anggota sebagai pengguna).
Pendiri
Dapat didirikan oleh satu orang.
Meningkatkan pendapatan anggota, di mana anggota sebagai pengguna.
Tujuan
Keuntungan perusahaan yang sebesar-besarnya, di mana pemilik modal tidak harus sebagai pengguna.
Pelayanan bagi anggota. Keuntungan bagi anggota.
Ciri Usaha
Pelayanan bagi pengguna. Keuntungan bagi pemilik modal.
Anggota (kumpulan orang).
Kepemilikan
Pemegang saham (kumpulan modal).
Pemilik dan pengguna orangnya sama.
Hubungan Kepemilikan
Pemilik dan pengguna orangnya berbeda.
Satu orang satu suara.
Pengambilan Keputusan
Satu saham satu suara.
Berdasarkan jumlah transaksi anggota dengan koperasinya.
Pembagian SHU (Laba)
Berdasarkan besarnya saham yang dimiliki.
Keunggulan koperasi adalah terletak pada kerjasama di antara para anggotanya. Dengan asas kebersamaan ini, maka volume usaha dapat diperbesar dan biaya dapat ditekan. Caranya, dengan membeli atau menjual secara bersama-sama. Di samping itu, karena anggota adalah pemilik sekaligus pengguna pelayanan, maka koperasi memiliki potensi pasar yang cukup besar, bahkan dapat dikatakan hampir pasti.
Dasar usaha koperasi adalah kebutuhan dan kepentingan ekonomi yang sama di antara para anggotanya. Untuk itu, hakikat usaha koperasi adalah sejauh mana koperasi dapat memberikan manfaat ekonomi bagi anggotanya. Lebih jauh lagi, sejauh mana koperasi dapat mempromosikan dan melakukan efisiensi dalam usaha anggotanya, serta dapat meningkatkan nilai tambah hasil produksi anggotanya.
Koperasi sebagai badan usaha tentu harus dijalankan dengan prinsip ekonomi, di mana akan muncul pendapatan dan biaya. Pelayanan kepada anggota adalah prioritas utama usaha koperasi. Sedangkan pelayanan kepada bukan anggota diperbolehkan setelah kebutuhan seluruh anggota terpenuhi, dan koperasi memiliki kemampuan untuk melakukannya.





Dimensi
Koperasi
PT
Tujuan
Tidak semata-mata mencari keuntungan terutama meningkatkan kesejahteraan anggota.
Mencari keuntungan sebesar-besarnya.
Keanggotaan
Anggota adalah utama dan
Koperasi adalah kumpulan orang,
Orang adalah sekunder.

Modal
modal sebagai alat
Modal adalah primer jadi merupakan kumpulan modal dan menentukan besarnya suara
Keuntungan
keuntungan dibagi pada anggota sesuai jasa masing-masing.
keuntungan dibagi menurut besar/kecilnya modal
Tanda peserta
Hanya mengenal satu macam keanggotaan dan tidak diperjualbelikan.
Dinamakan persero atau saham. Terdapat lebih dari satu jenis saham dan tiap jenis mempunyai hak berbeda. Saham dapat diperjualbelikan saham dapat terpusat pada satu atau beberapa orang, sehingga kebijaksanaan perusahaan bisa hanya ditentukan satu atau dua orang, di mana saham berpusat
Pemilikan dan hak suara
Tidak ada perbedaan hak suara. Satu anggota satu suara dan tidak boleh diwakilkan.
Hak suara dapat diwakilkan, tidak terbuka, dan direksi memegang peranan dalam pengelolaan usaha.
Cara kerja
Bekerja secara terbuka dan diketahui oleh semua anggota.
Bekerja secara tertutup dan direktur memegang kendali perusahaan.





Perbedaan Saham pada PT dan Simpanan Pokok pada Koperasi
Saham / Sero Perseroan Terbatas
Simpanan Pokok Koperasi
a. Besarnya tergantung kepada besarnya modal pertama / dasar. Setelah modal pertama ditentukan, baru dibagi-bagi dalam sejumlah saham.
a. Besarnya menurut keputusan rapat anggota mengikat kekuatan anggota masing-masing.
b. Saham dijual kepada siapa saja yang mau dan mampu membelinya dan pembeli inilah yang menjadi anggota persero.
b. Siapa yang akan menjadi anggota dipilih lebih dahulu, baru diwajibkan membayar simpanan pokok.
c. Dapat diperjualbelikan dan oleh karenanya selalu pindah tangan.
c. Tidak dapat diperjualbelikan dan oleh karenanya tetap tinggal dalam tangan anggota semula.
d. Bila berhenti sebagai anggota, saham dapat dijual kepada orang lain.
d. Bila berhenti sebagai putusan rapat anggota dapat diminta kembali dari perkumpulan.
e. Menentukan hak suara dalam rapat anggota.
e. Tidak menentukan hak suara dalam rapat anggota.
f. Menentukan bagian keuntungan.
f. Tidak menentukan bagian keuntungan












sumber : www.google.co.id




Jumat, 19 Oktober 2012

membaca,melihat,memanfaatkan peluang dan permintaan pasar

PELUANG DAN PERMINTAAN PASAR 


Peluang Pasar


adalah suatu kenyataan yg harus di hadapi oleh setiap organisasi di mana mereka hidup di bawah tekanan perubahan.Perubahan yg di akibatkan oleh kemajuan dlm berbagai bidang kehidupan telah berimplikasi pada semakin beraneka ragamnya kebutuhan dan tuntutan hidup setiap individu.Setiap organisasi hidup di bawah pengaruh perkembangan budaya yang di capai oleh masyarakat sekitarnya serta faktor-faktor eksternal lainya seperti : kondisi ekonomi,situasi politik dll.keadaan yg terjadi di luar organisasi tersebut ada yg bisa di kendalikan oleh perusahan dan ada juga bahkan pada umumnya merupakaan keadaan atau faktor yang tidak bisa di kendalikan .



Permintaan Pasar

Memperkirakan permintaan pasar dan potensi adalah bagian penting dari proses perencanaan produk. Perusahaan hanya akan berinvestasi pada proyek yang mendapatkan mereka kembali memadai atas investasi; benar peramalan penjualan dan permintaan pasar akan memerlukan banyak waktu sebelum perusahaan berinvestasi di proyek baru. perusahaan yang lebih besar akan mencurahkan seluruh departemen untuk meneliti dan mengembangkan produk berdasarkan permintaan konsumen dan potensi pasar.



  • Produksi Perencanaan  : adalah tahap pertama perusahaan berjalan melalui saat memutuskan untuk menginvestasikan waktu dan uang dalam sebuah produk atau jasa baru. Beberapa minggu atau bulan yang didedikasikan untuk proses perencanaan untuk menjamin kesuksesan produk atau jasa. Setelah menentukan metode produksi dan pembiayaan proyek, perusahaan harus memperkirakan jumlah penjualan produk atau jasa baru akan menciptakan. Hal ini dilakukan dengan meninjau permintaan pasar, potensi pasar dan penjualan peramalan untuk item baru.
  • Permintaan Pasar : adalah keinginan konsumen untuk produk baru atau jasa. Permintaan pasar dapat ditentukan dengan menggunakan survei, review pelanggan atau permintaan pelanggan mengenai kebutuhan untuk item. Perusahaan akan menggunakan permintaan pasar sebagai angka dasar untuk berapa banyak unit mereka mungkin menjual produk baru mereka atau jasa. Penjualan di luar jatuh permintaan pasar di bawah potensi pasar total.
  • Potensi Pasar : peluang pertumbuhan di luar permintaan pasar saat ini. Sekali konsumen pembelian yang baik, komentar positifnya dapat menyebabkan konsumen lain untuk membeli item baru. review positif dari kelompok konsumen juga dapat mendorong permintaan pasar jika item baru membawa nilai bagi konsumen. Ini penjualan ekstra jatuh di bawah perkiraan potensi pasar, perusahaan berusaha untuk mengisi potensi pasar karena menghasilkan penjualan di atas permintaan pasar sebenarnya untuk barang atau jasa.
  • Peramalan Penjualan : merupakan langkah penting ketika merencanakan untuk memasukkan produk atau jasa baru ke pasar. Penjualan perkiraan harus mencakup penjualan yang tinggi, penjualan yang diharapkan dan perkiraan penjualan yang rendah sehingga perusahaan akan tahu berapa banyak laba atau rugi yang diharapkan dapat dihasilkan oleh item. Perusahaan juga akan memperkirakan penjualan berdasarkan permintaan pasar saat ini dan potensi pasar di masa depan; perkiraan mungkin juga dihasilkan pada penjualan jika pesaing memasuki pasar dan menjual item serupa.









sumber ; www.google.co.id






Kamis, 26 April 2012

noun clause


Noun Clause

A noun is used as a subject or an subject.
A noun clause is used as a subject.in other words,a noun clause is used in the same ways as a noun.
A noun clause is a clause functioning as a noun.it has its own subject and verb.

NOUN

A. His story was interesting

(story is a noun used as the subject of the sentence)

B.I heard his story

(story is a noun.it is used as the object of the verb heard)
NOUN CLAUSE

What he said was interesting

(what he said is a noun clause.it is used as the subject of the sentence)

I heard what he said

(what he said is a noun clause.it is used the object of the verb heard)

WORDS used to introduce noun clause :
Question words :
When        who
Where       whom
Why           what
How           which
Whose



A.Noun clauses which begin with a question world
 QUESTION

Where does she live?
What did he say?
When do they arrive?


S       V
Who lives there?
What happened?
Who is at the door?


         V  S
Who is she?
Who are those men?


                 S     V
What did she say?
What should they do?



NOUN CLAUSES

I dont know where she lives
I couldn’t hear what he said
do you know when they arrive?


                       S      V
I don’t know who lives there
Please tell what happened
I wonder who is at the door


                               S     V
I don’t know who she is
I don’t know who those men are


          S             V
What she said surprised me
What they should do is obvious











B.Noun clause which begin with whether or if.

Function As Object

Will she come ?
-         I don’t know whether she will come
-         I don’t know if she will come
Does he need help?
-         I wonder whether he needs help
-         I wonder if he needs help
Function As Subject

-         Whether she comes or not is not important to me

C.Question words followed by infinitives

Question words(when,where,how,whom,whose,what,which) and whether may followed by infinitive.

Noun Clause As Object

1.    I don’t know               what i should do
I don’t know               what to do
2.    Please tell me             how i can get to the bus station
Please tell me             how to get to the bus station
Exp : - He told me when i should same
- He tould me when to come

D.Noun Clause Which Begin With That


Statement                                             Noun Clause
He  is a good actor                              i think that he is a good actor.
                                                               I think he is a good actor.
                                                               (that)he good actor is the
                                                               Object pf the sentence)
The world is round                                we know that world is round
                                                                you.
                                                                (that) the world is round is the
                                                                Object of the sentence.

Exp : jasmine was late.that didn’t suprice me
         The fact that jasmine was late didn’t suprice me






Sumber : bhs.inggris2.Universitas Gunadarma

Rabu, 04 April 2012

ADVERB CLAUSE









The first page focuses on adverb clauses which are often called "time clauses" in English grammar books and follow specific patterns. Take a look at the chart below to study the various usage of different time expressions .

Punctuation


When an adverb clause begins the sentence, use a comma to separate the two clauses. Example: As soon as he arrives, we will have some lunch. When the adverb clause finishes the sentence, there is no need for a comma.
Adverb Clauses with Time
When
'When' means 'at that moment, at that time, etc.'. Notice the different tenses used in relationship to the clause beginning with when. It is important to remember that 'when' takes either the simple past OR the present - the dependent clause changes tense in relation to the 'when' clause.
While, as
'While' and 'as' mean 'during that time'. 'While' and 'as' are both usually used with the past continuous because the meaning of 'during that time' which indicates an action in progess.
By the time
'By the time' expresses the idea that one event has been completed before another. It is important to notice the use of the past perfect for past events and future perfect for future events in the main clause. This is because of the idea of something happening up to another point in time.
Until, till
'Until' and 'till' express 'up to that time'. We use either the simple present or simple past with 'until' and 'till'. 'Till' is usually only used in spoken English.
Since
'Since' means 'from that time'. We use the present perfect (continuous) with 'since'. 'Since' can also be used with a specific point in time.
As soon as
'As soon as' means 'when something happens - immediately afterwards'. 'As soon as' is very similar to 'when' it emphasizes that the event will occur immediately after the other. We usually use the simple present for future events, although present perfect can also be used.
Whenever, every time
Whenever' and 'every time' mean 'each time something happens'. We use the simple present (or the simple past in the past) because 'whenever' and 'every time' express habitual action
The first, second, third, fourth etc., next, last time
The first, second, third, fourth etc., next, last time means 'that specific time'. We can use these forms to be more specific about which time of a number of times something happened.
 EXAMPLE:

1. the inflation rate decrease significantly
2. HE has invested so much money in the project that the cannot abandon now
3. He is saving his money so that he may take a long vacation.
4. he had to borrow a sum of money from his brother so that he could finish his education


Rabu, 04 Januari 2012

plagiatrisme dalam hegemoni kultur akademik

                                       Plagiatrisme dalam hegemoni kultur akademik 



menurut pendapat saya plagritme dalam hegemoni kultur akdemik saya sangat tidak setuju karena melanggar hak cipta karya seseorang yang membuatnya.karena sebenernya akdemik di tuntut untuk kreatif dan bertanggung jawab.semua tugas yang di berikan itu  biasanya di buat dengan maksut dan tujuan buat akademik.jadi plagiatrisisme dalam hegemoni kultur akademik harus di tegaskan supaya tidak makin meraja lela

Rabu, 30 November 2011

Sejauh Mana Peran Budaya Terhadap Penegakan Hukum di Indonesia

Sejauh Mana Peran Budaya Terhadap Penegakan Hukum di Indonesia 



Menurut pendapat saya peran budaya tergadap hukum di indonesia masuh saling terkait karena di indonesia masih ada yang memakai hukum adat.Hukum adat adalah hukum yang berlaku dan berkembanga dalam lingkungan masyarakat di suatu daerah.Hukum adat adalah sebagian besar tidak tertulis.hukum adat adalah aturan yang tidak tertulis yang hidup di dalam masyarakat adat suatu daerah dan akan tetap hidup selama masyarakatnya masih memenuhu hukum adat yang telah di wariskan kepada mereka dari nenek moyang sebelum mereka.,oleh karena itu keberadaan hukum adat dan kedudukanya dalam tata hukuman nasional tidak dapat dipungkiri walaupun hukm adat tidak tertulis dan berdasarkan asas legalitas adalah hukum yang tidak sah.Hukum adat akan selalu ada dalam hidup di masyarakat indonesia.hukum adat adalah hukum yang benar-benar hidup dalam kesadaran hati nurani warga masyarakat yang tercermin dalam pola-pola  tindakan mereka sesuai dengan adat dan istiadatnya dan pola sosial budayanya yang tidak bertentangan dengan kepentingan nasional.Era sekarang memang dapat di sebut sebagai era kebangkitan masyarakat adat yang di tandai pengadilan.Namun yang tidak kalah penting adalah perlu pengkajian dan pengembangan lebih jauh dengan implikasinya dalam penyusunan hukum nasional dan upaya penegakan hukum yang berlaku di indonesia .








sumber : google